Sang
Membaca
puisi-puisi balada Wicahyanti Rejeki adalah membaca tokoh-tokoh yang ditulis
dengan penuh empati. Bahasanya terang dan bersih, metaforanya jernih,
kisah-kisah yang dituturkannya mengalir dengan lancar. Wicah memiliki kemampuan
memformulasikan antara pesan yang kuat dengan penyampaian yang jelas. Sebagai
seorang penyair, ia memiliki kepekaan terhadap bahasa. Tiga unsur ini menyatu
dalam puisi-puisi balada ini. (Joni Ariadinata, Redaktur Majalah Horison)
Puisi-puisi
dalam buku ini mengingatkan kita akan kenyataan. Dengan caranya yang liris,
kisah demi kisah dibentangkan ke hadapan layar angan-angan, seperti ruang di
mana kita bisa merasakan derasnya aliran hidup dan keras terpaan angin. Mereka,
para puisi ini, tak sekadar bercerita. Mereka mengajak kita mengalaminya
(Miranda Harlan, novelis)
